Friday, February 06, 2026

Dalam bayang-bayang

Ada jam yang berdetak keras namun senyap

Di atas perapian hangat yang menulis namamu

dan nama-nama kecil yang dulu

berlari dari satu pelukan ke pelukan lain


Aku belajar mengunyah sepi perlahan

menyisakan ruang di udara

untuk sesuatu yang tak kasat mata

namun beratnya menekan dada


Di antara doa yang tak pernah selesai

Tersembunyi di sana

Api rindu yang selalu kujaga

0 Comments:

Post a Comment

<< Home